Sunday, June 3, 2012

Tersenyumlah Kepada Orang yang Tak Anda Kenal, Tatap Matanya, dan Sapalah



Pernakah anda memperhatikan atau memikirkan betapa sedikitnya kontak mata yang kita lakukan dengan orang yang tidak kita kenal? mengapa? Apakah kita takut pada mereka? apa yang membuat kita tidak mau membuka hati untuk orang-orang yang tidak kita kenal?

Saya tidak tahu persisnya jawaban bagi pertanyaan ini, tetapi saya yakin bahwa ada hubungan pararel antara sikap kita terhadap orang yang kita tidak kenal dengan kadar kebahagiaan kita secara keseluruhan. Dengan kata lain, sangat jarang kita menemukan ada orang yang berjalan sambil menunduk, menghindari bertatapan dengan orang, yang kita kenal sebagai orang yang periang dan penuh kedamaian.

Saya tidak bermaksud menyarankan bahwa lebih baik menjadi orang yang ekstrover daripada introver, sehingga anda harus mengerahkan energi ekstra untuk berusaha membuat cerah hari orang lain, atau anda harus berpura-pura ramah. Tapi, saya menyarankan untuk menganggap orang yang tak anda kenal itu setidak-tidaknya mirip dengan kita dan perlakukanlah mereka tak hanya dengan kebaikan dan rasa hormat namun juga dengan senyum dan kontak mata.



Bila bersikap demikian , anda mungkin akan merasakan adanya perubahan yang menarik dalam diri anda. Anda akan mulai melihat bahwa orang lain juga seprti anda-- kebanyakan mereka punya keluarga, orang-orang yang dicintai, masalah, persoalan, kesuakaan, ketidaksukaan, ketakukan, dan seterusnya. Anda juga akan merasa betapa miripnya kita semua, anda akan mampu melihat ketidak berdosaan  didalam diri kita semua.

Dengan kata lain walaupun sering kali melakukan kekecauan dengan cara yang kita ketahui ada di sekeliling kita. Sejalan dengan melihat ketidak berdosaan dalam diri orang lain, Akan timbul perasaan bahadia di dalam hati. (Don't Sweat Small The Stuff, Richard Carlson)

Jadi inti yang bisa gw dapet dari bacaan ini, kita sekarang harus mulai berusaha ningkatin taraf keramahan kita,mungkin dulu kita kalau ketemu sama orang yang dikenal sekalipun jarang mau negur karena alasan satu dan lain hal, apa lagi dengan orang yang tidak kita kenal, bisa-bisa dibilang : 
"..sok akrab banget tu orang..!".

Pertama mungkin hal itu terjadi, tapi buat kedepannya mungkin ada tapi yaa make it normal laah :)
Dengan gini kita juga bisa jadi berkat buat orang lain, mungkin hari-hari mereka lagi kurang baik, trus dengan teguran kita senyuman kita yang "sok akrab" itu bisa kembali nyemangatin mereka ?? Luar biasa ! :)


No comments:

Post a Comment