Monday, September 15, 2014

3 Persamaan Ahok dan Gerindra


Jadi dunia politik Indonesia sedang ada tantangan nih anak mudanya! Apakah kita mau bertahan dan memperbaiki sistem yang kita miliki saat ini? atau kita menyerah dan kembali dan membuat sistem baru?? Tulisan ini udah pernah anak mudanya buat untuk media online yang cukup asik saat ini namanya ---> SiPerubahan.com . Monggo kalo kalian suka nulis disini bisa jadi wadah yang cukup menarik! Ini dia tulisannya:



3 Persamaan antara Ahok dan Partai Gerindra


Barusan –barusan ini kita dengar kalau seandainya Mr. Basuki atau yang lebih dikenal dengan Ahok memutuskan untuk mengundurkan diri dari partai Gerindra yang merupakan partai doi sebelumnya. Kok bisa keluar? Perbedaan sikap dan pandangan mengenai proses pemilihan kepala daerah yang membuat Mr Ahok memutuskan untuk keluar. Nah perbedaan ini sering berujung kepada konflik. Tapi sebenarnya ada persamaan antara Gerindra  dan Ahok. Apa saja?

Sama-sama mendukung pemilihan “Langsung”

Persamaan pertama, Partai Gerindra sebenarnya sama-sama mendukung pemilihan langsung sama dengan yang diinginkan oleh Ahok. Tapi mungkin ada perbedaan dikit lah ya dari “Pemilihan Langsung”. Kalau partai Gerindra + beberapa partai pendukung maunya pemilihan langsung dari DPR. Kalau Ahok dan teman-teman lain pengennya pemilihan langsung oleh rakyat, gitu. Jadi ya intinya sama-sama langsung di pilih kok.

Sama-sama "Kecewa"

Persamaan kedua, dua duanya sama-sama kecewa. Makanya akhirnya Ahok memutuskan untuk memutuskan hubungan. Mungkin mereka sudah lelah. Partai Gerindra kecewa sama bung Ahok soalnya begini “Si Ahok masuk baik-baik, kok keluar caranya begini ya? Mbok ya ngobrol dulu sama kita kan bisa” #Becandaan~. Nah si Ahok juga udah kecewa sama partainya soalnya partainya lebih suka pemilihan via DPR bukan langsung oleh rakyat.

Sama-Sama Bagian dari IndONEsia

Tapi, bagaimanapun, setegang apapun, kita ini masih satu darah, Indonesia. Nah, beginian yang kudu dan harus di inget. Boleh beda pendapat, tapi jangan ngotot trus ngga bisa cari jalan tengah trus malah ngerugiin banyak orang. 1) Diri Sendiri 2) Kader Partai 3) Masyarakat yang di pimpin. Bapak-Bapak Sekalian, mohon berlaku dan bertindak lebih bijaksana.

Salam dari anak mudanya!


No comments:

Post a Comment